Root » Blogging » Peralihan Dari Blogger Menjadi Publisher

Peralihan Dari Blogger Menjadi Publisher

Lama tidak jumpa ya. ๐Ÿ™‚ Jika anda mengunjungi blog saya yang kamaropini.com mungkin blog itu sudah kandas. Karena kecerobohan saya sendiri seringnya menginstal plugin dan menghapusnya, tanpa sadar space hosting membengkak. Padahal sudah minta pihak hosting untuk mengclearkan plugin yang saya hapus ternyata terjadi miskomunikasi. Sehingga saya sendiri tidak memperpanjang blog tersebut.

Saya kembali disini hanya sekedar untuk cerita kepada teman-teman. Berhubung juga masih ada profil saya menjadi guest blog di websitenya mas JhezeR ini, sehingga saya tidak perlu repot lagi membuat blog. Hehe, lalu saya disini ingin menceritakan kisah saya sebenarnya menghentikan perpanjangan menjadi seorang blogger. Beralih menjadi seorang publisher. Lah, bedanya apa sih?

blogger or publisher

Blogger lebih bernuansa Idealis, semau saya, kepentingan publik, menulis rela tidak dibayar, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana dengan publisher? Jika publisher lebih kepada materialis, mengikuti kehendak klien, kepentingan diri sendiri, menulis harus mencari bayaran dan sebagainya. Salahkah? Tidak. Disini saya masih menjadi mahasiswa, belum lulus, dan menghadapi era dunia kerja global. Sehingga seringnya menatap layar laptop untuk online memutuskan saya mencoba mencari penghasilan dengan cara blogging. Dulu di website saya kamaropini.com saya mencantumkan “page” jasa/service berupa tulisan atau pembuatan artikel. Loh? emang ada yang order tuh?

Entah pesimisme dan optimisme saya menjadi satu. Karena hal itu cuma iseng, saya anggap ya tidak ada yang order. Selang satu bulan pemasangan “page” atau halaman jasa/service itu, saya mendapatkan klien. Satu orang saja. Senang bukan main. Kok bisa? Ternyata saya sendiri salah memasang harga. Untuk 500 kata tulisan atau artikel harga standar pada publisher menetapkan harga adalah Rp 12.000 sampai Rp 20.000. Sedangkan saya memasang harga Rp 10.000. Jadi tidak heran ada yang mengontak saya dan pekerjaan pertama saya semasa kuliah adalah membuat artikel rutin sebanyak 10 artikel perbulan tentang kargo. Sulit? Jelas, saya tidak punya pengalaman tentang kargo, timbangan truk, timbangan barang, dan lainnya, apa daya saya hentikan kegiatan blogging, blogwalking dengan cara banyak baca ulasan dan berita tentang kargo.

Lewat 2 bulan mengerjakan pekerjaan itu dengan gaji hanya Rp 100.000 saya mendapatkan order lagi. Kali ini mendapatkan order tentang liburan, vacation, tempat wisata di tanah air. Harganya tetap. Tentu dengan banyaknya artikel 10 artikel perbulan. Apakah ini lebih susah? Harusnya tidak kan? Tapi jujur ini lebih sulit. Dikarenakan mengolah kata sampai 500 dengan sumber informasi yang sedikit tentang tempat liburan itu menyulitkan. ๐Ÿ™‚ Tapi saya lakukan saja. Setidaknya 3 bulan bertahan lalu saya sudahi karena pusing atas tugas kuliah juga. Hehe.

Setelah 5 bulan di tahun 2012 bekerja sebagai publisher, sekali-kali saya update artikel di website kamaropini.com. Akhirnya ada yang menghubungi saya untuk order lagi. Kali ini tentang kesehatan. Syukur ternyata saya diijinkan nego harga sampai Rp 15.000 perartikel. Kemudian juga tidak terlalu sulit pekerjaan itu karena sumber telah banyak tersedia di internet dan juga gaji bulanan yang saya terima lebih dari Rp 100.000 perbulan. Semangat inilah yang akhirnya merubah pola blogging saya menjadi seorang publisher. Lalu blog bernuansa idealisme ala saya yang suka beropini tidak bisa saya lanjutkan lagi karena saya sadar butuhh pembelajaran mencari uang setelah kuliah nanti.

Lalu pengalaman ini sebenarnya untuk apa? Pengalaman ini untuk memberikan ruang peralihan bagi teman-teman sekalian agar bisa blogging dan menjadi publisher. Pilihan tetap ada diteman-teman, tapi saya akan bagikan tipsnya setelah artikel ini untuk anda cara saya bekerja sebagai seorang penulis lepas dunia online. Sebelumnya terima kasih dan selamat berdiskusi dengan saya di websitenya mas JhezeR. Salam.

Twitter

Hanif Ilham Mahaldi

Seorang Blogger dengan spesialis content writer, penulis lepas yang masih cari-cari client, seorang yang lebih gemar menulis, cari ide, dibandingkan dengan mainan coding, internet marketer with twitter specialist, kalau mau tahu tentang saya, cek lagi aja ke blog saya. :)

telah mempunyai 9 Tulisan di JhezeR.com

Blogging » » » » Tulisan angka yang unik ยป
Peralihan Dari Blogger Menjadi Publisher Reviewed by Hanif Ilham Mahaldi on . Sebuah Tulisan tentang Peralihan Dari Blogger Menjadi Publisher @JhezeR.com

Lama tidak jumpa ya. ๐Ÿ™‚ Jika anda mengunjungi blog saya yang kamaropini.com mungkin blog itu sudah kandas. Karena kecerobohan saya sendiri seringnya menginstal plugin dan menghapusnya, tanpa sadar space hosting membengkak. Padahal sudah minta pihak hosting untuk mengclearkan plugin yang saya hapus ternyata terjadi miskomunikasi. Sehingga saya sendiri tidak memperpanjang blog tersebut. Saya kembali disini

Rating: 4

18 Komentar "Peralihan Dari Blogger Menjadi Publisher"


  1. JhezeR | 1760 Komentar +
    February 4th, 2013 @ 16:08

    mantap tulisannya mas hanif, mmg tdk dapat dielakkan sekarang bnyk blogger termasuk saya sendiri yang jg merangkap sebagai seorang publisher.

    sebuah peralihan mmg butuh proses adaptasi biar bisa menyeimbangkan keduanya.

    btw, http://hebohdasyat.com/ itu site start up kah? keren

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    iya mas, start up iseng, sebenarnya mau cari EMD untuk hebohdasyat.com itu, kebetulang nganggur ya dicoba aja.Belum bener2 serius buat start up, masih part time nulis aja. ๐Ÿ™‚

    setelah artikel ini nanti saya buat kok artikel tentang tips menjadi freelancer di dunia online. ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

    JhezeR |

    ow gitu, soalnya nama domennya mmg gak cocok ama isinya ๐Ÿ™‚

    sip, ditunggu tulisan selanjutnya mas hanif

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    oke mas sedang saya matangkan dulu. ๐Ÿ™‚

    tomi |

    saya buka, isinya malah cuaca kayak BMKG mas ๐Ÿ™‚
    ditunggu yg heboh nih

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    lah ya itu mas tomi, heboh jadi cuacanya. haha. ๐Ÿ˜€

  2. cenung | 1 Komentar +
    February 4th, 2013 @ 20:12

    wah gitu to, berarti artikel 500 kata dengan harga dibawah 10.000 murah banget dong ya?

    manfaat banget nih tulisannya mas Hanif, thank’s ya…

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    iya mbak, banyak sebenarnya kalau mau sewa jasa update blog dibawah harga Rp 10.000 per 500 kata, tapi resikonya artikel itu tidak unik, hanya rewrite dari portal berita saja, cenderung terindikasi copypaste nantinya, sedangkan harga diatas itu, artikel memang dibuat komunikatif, walaupun tetap memegang referensi dari portal berita. ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

  3. tomi | 103 Komentar + ♥♥♥
    February 5th, 2013 @ 12:41

    wahhh.. untuk 300 kata berapaan berarti mas? kemarin sempat cari content writer untuk moge ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    ratenya biasanya dari 100 kata mas, tergantung pengalaman dan hasil kerja. 300 kata biasanya kena Rp 5000 sampai Rp 8000 tergantung penulis juga.

    Balas Yoo

  4. dHaNy | 29 Komentar + ♥♥
    February 6th, 2013 @ 11:58

    Dimanapun posisi kita pasti bisa sukses asalkan diniati dan berkomitmen penuh pada jalur yang dijalankan..
    Semoga mas Hanif sukses di jalur publisher ya mas..

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    iya mas dhany, sukses juga buat mas dhany. ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

  5. Mas Andank | 27 Komentar + ♥♥
    February 6th, 2013 @ 16:33

    pengen jadi publisher, tapi masih belajar nulis ๐Ÿ˜€

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    sampai sekarang saya juga masih belajar kok mas andank. ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

  6. eserzone | 26 Komentar + ♥♥
    February 9th, 2013 @ 21:29

    Tertarik nih mennggunakan jasa bro Hanif… Masih 10 rb bro?

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    Rp 10.000 dulu mas eser, pas belum tahu soal harga, sekarang Rp 15.000/500 katanya. ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

  7. udheasri | 1 Komentar +
    April 4th, 2013 @ 22:31

    salam kenal

    bisa sharing ttg web nggak mas,
    soalnya aq baru di dunia maya ini.

    bolehkan ganggu kesibukan nya ?

    Balas Yoo

  8. Rina | 2 Komentar +
    May 26th, 2013 @ 07:46

    Segala sesuatunya harus dicoba dan dipraktekkan hingga menemukan formula yang benar2 tepat untuk kita
    Terus semangat mas dan semoga usaha content writter-nya berjalan sukses ๐Ÿ™‚

    Balas Yoo

Halo, Silahkan Tinggalkan Jejak Komentarnya Yoo...