Root » Blogging » Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog?

Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog?

Sebenarnya topik ini selalu hangat ditengah-tengah blogger Indonesia. Lebih tepatnya di aktifitas blogger negara berkembang. Bagi di negara maju seperti amerika dan eropa, dimana blog memang telah jadi bisnis, hingga bukan hal baru lagi untuk di pelajari “kapan memulainya bisnis dengan blog“. Namun saya disini menempatkan diri sebagai awam untuk menganalisa hal ini menurut pengamatan dan pengalaman saya. Jadi kapan harus memulai?

Lihat Budget Anda

Bisnis online dengan blog itu bisa dimulai bahkan dengan blog gratisan sekalipun. Anda tidak perlu pusing masalah domain dan hosting. Serta perawatan blog yang tergolong mudah. Apakah itu cukup? Tidak. Budget yang ada pada anda dan stigma pemikiran bahwa bisnis online tidak butuh modal akhirnya salah kaprah. Bisnis online pertama kali dilihat adalah budget anda. Anda akan membutuhkan listrik minimal satu tahun yang mengakses ke komputer anda, serta jaringan internet satu tahun. Kenapa harus setahun? Bisnis online kebanyakan tumbuh berkembang setelah satu tahun berjalan. Lihat budget anda lagi. Jika untuk satu tahun saja sulit membiayai hal dasar untuk online. Renungkanlah lagi apakah anda yakin untuk berbisnis online dengan blog anda.

Pahami dan Pelajari

Kembali ke stigma salah kaprah diatas, kita lihat banyaknya pebisnis online Indonesia tidak memahami dan mempelajari bisnis online itu secara benar. Kita ambil contoh program affiliasi dan google adsense. Memang benar ikut tergabung di dua jenis program itu adalah hal yang gratis. Anda cukup mendaftar kemudian taruh iklan affiliasi atau adsense anda, dan berharap ada pengunjung yang mengeklik iklan anda atau membeli produk affiliasi dari anda, adalah hal yang sangat sulit jika anda hanya berharap-harap cemas. Bisnis online butuh pelajaran. Jika anda tidak atau jarang belajar dari forum di internet atau dari orang lain, anda hanya memajang iklan anda di blog sebagai hiasan belaka. Ingat, kebanyakan pengunjung blog anda adalah blogger Indonesia, jadi buatlah bagaimana caranya agar iklan di blog anda menjadi kebutuhan mereka, bukan hanya sebagai pajangan semata. Atau anda bisa menawarkan jasa seperti pengalaman saya pada artikel berbagi cerita tentang dunia penulis online jika anda ingin jenis bisnis online yang lebih beragam.

Kemauan diri dan Penghambat Keberhasilan

Adanya blog menjadi tulisan idealisme adalah hal yang wajar. Di Indonesia itu sudah menjadi hal umum. Karena memang awal aktifitas blogger Indonesia adalah karena ingin menunjukkan sesuatu yang menjadi ciri khas pemilik blog. Curhatan, kritik sosial, politik, cerpen, berita teknologi, pengalaman pribadi, liburan, atau hal lain yang menjadi kesukaan pemilik blog untuk menampilkan tulisannya di blog. Namun, banyak dari blogger akhirnya ingin menguangkan blog mereka, tapi bukan tidak mengerti akan sistemnya, hanya tidak mau. Banyak alasan yang saya dapati seperi, “wah, blog saya masih belum berumur,” atau “ah,blog saya bukan untuk monetize, lagian saya tidak mahir,” setelah didesak terus, tidak ada satupun orang yang tidak mau blognya menghasilkan pendapatan sampingan, apalagi menjadi pendapatan utama. Nah, apakah anda masih berkutat pada penghambat keberhasilan anda?

Kapan Waktunya?

Tidak ada waktu yang tepat. Tapi penjelasan singkat saya, anda memulai membuat blog anda dengan google adsense tahun ini, 2012, akan berbeda di tahun 2020 nanti daripada anda harus memulainya di tahun 2020. Kalaupun seburuk-buruknya adsense anda tidak ada yang ngeklik, anda punya nilai lebih, yaitu pengalaman yang orang lain tidak punya untuk memulai bisnis online dengan adsense. Jadi masih mau menunggu sampai kapan nih bisnis online dengan blog?

Semoga informasi ini menjadi diskusi, bagi anda, pembaca blog mas Jhezer dan saya sebagai awam dalam bidang bisnis online dapat bertukar pikiran. Maaf sebelumnya ini bukan artikel tips dan trik untuk menghasilkan uang online secara tepat. Hanya refleksi diri saja.

Twitter

Hanif Ilham Mahaldi

Seorang Blogger dengan spesialis content writer, penulis lepas yang masih cari-cari client, seorang yang lebih gemar menulis, cari ide, dibandingkan dengan mainan coding, internet marketer with twitter specialist, kalau mau tahu tentang saya, cek lagi aja ke blog saya. :)

telah mempunyai 9 Tulisan di JhezeR.com

Blogging » » » »
Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog? Reviewed by Hanif Ilham Mahaldi on . Sebuah Tulisan tentang Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog? @JhezeR.com

Sebenarnya topik ini selalu hangat ditengah-tengah blogger Indonesia. Lebih tepatnya di aktifitas blogger negara berkembang. Bagi di negara maju seperti amerika dan eropa, dimana blog memang telah jadi bisnis, hingga bukan hal baru lagi untuk di pelajari “kapan memulainya bisnis dengan blog“. Namun saya disini menempatkan diri sebagai awam untuk menganalisa hal ini menurut pengamatan

Rating: 4

38 Komentar "Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog?"


  1. iskandaria | 16 Komentar +
    March 10th, 2012 @ 18:00

    Kalau istilah saya, kapan saat yang tepat memulai monetisasi blog? Kembali lagi pada jenis monetisasi apa yang diinginkan atau ingin dicoba. Kan monetisasi itu bukan sebatas PPC atau iklan yang menggunakan sistem per klik. Monetisasi juga bisa berupa pemasangan iklan sendiri, membuka slot iklan bagi orang lain, membuka jasa review berbayar, membuka jasa pemasangan link berbayar, dan sebagainya. Kalau saya sendiri masih dalam tahap membangun konten dan mengembangkan trafik.

    Balas Yoo

    kamaropini |

    iya, tentu banyak caranya mas is, yg mana saja boleh kok. yang terpenting monetisasi blog bisa dilakukan kapan pun yang kita mau.

    Balas Yoo

    JhezeR |

    sebaiknya mmg jgn buru2 monetise blog, bnyk jg yg tergiur dg bisnis online tp hasilnya tdk seperti yg diharapkan.

    Balas Yoo

    kamaropini |

    setuju, cepat tidaknya memulai, yg penting mengerti dulu harus dari mana. terkadang tidak mengerti, hanya ikut2an, dan menjadi sulit untuk mendapatkan apa yg diinginkan.

    Balas Yoo

  2. Faisal | 11 Komentar +
    March 10th, 2012 @ 20:00

    Kalau saya sama seperti jawaban mas Is di atas, sekarang ini masih dalam proses mengembangkan kualitas konten dan meningkatkan trafik dulu mas Hanif baru kemudian akan memikirkan untuk monetise blog saya.

    Balas Yoo

    kamaropini |

    sip, semangat mas mengembangkan terus kontennya agar segera dapat traffic yang banyak. terus diuangkan deh blognya. 😀

    Balas Yoo

  3. die | 23 Komentar + ♥♥
    March 10th, 2012 @ 22:55

    Banyak hal yang harus dipelajari sebelum memulai bisnis online dan yang tidak kalah penting passion. Karena saya merasa bisnis ini bukan bidang saya, sampai sejauh ini belum kepikiran untuk memulai bisnis ini.

    Balas Yoo

    tomi |

    sama dengan pak aldy 😀
    passionnya blogging is hobby,, bisnis ya di real world 😀
    tp cari sampingan blh jg di blogging

    Balas Yoo

    kamaropini |

    hehe, passion emang penting tapi banyak kok pak dan mas tomi yg mereka tidak perlu passion, cukup kerja keras dapat menghasilkan pundi2 dollar melalui blog mereka.

    Balas Yoo

  4. Graha Nurdian | 11 Komentar +
    March 11th, 2012 @ 15:55

    Kalo menurut saya parameter tentang kapan saya bisa memulainya itu memiliki banyak aspek.

    1. Apakah blog anda sudah cukup menyediakan konten yang berkualitas sehingga sudah saatnya menyuguhkan mereka iklan? pengunjung menyukai blog berkualitas, meskipun terdapat iklan didalamnya.

    2. Apakah jumlah pengunjung tiap harinya sudah lebih dari cukup sesuai kriteria anda? apabila dirasa masih sedikit dan kurang produktif lebih baik dihilangkan saja daripada mengganggu.

    3. Apa anda yakin memasang iklan tidak merubah orientasi anda tetap pada tujuan sharing bukan selling ?

    Klo itu sih pendapat saya 😀

    Balas Yoo

    kamaropini |

    sip mas graha masukan pribadinya,

    saya tergelitik untuk point yg nomer 3.

    tak jarang karena tuntutan besarnya biaya perawatan sebuah blog setiap tahun dari tahun ke tahunnya akan menjadi kendala seorang blogger. Jika bisa ditopang dengan biaya dari pendapatan offline mungkin tidak masalah, tapi kalau tidak? nah, disinilah antara selling dan sharing boleh dilakukan secara bersamaan atau didahulukan selling lebih dulu untuk menghindari matinya eksistensi blog. 😀

    Balas Yoo

    JhezeR |

    sharing dan selling bisa di jalankan terpisah kan, makanya banyak yg ternak blog

    Balas Yoo

  5. @helgaindra | 4 Komentar +
    March 12th, 2012 @ 22:45

    saya sama temen saya udah ngejalanin bisnis online kok
    kalo mau mampir silahkan di http://upparl.com
    hehehe

    Balas Yoo

    JhezeR |

    keren2 desain kaosnya bro, gimana hasilnya selama ini?

    Balas Yoo

    kamaropini |

    wah, sudah ada yg punya pengalaman lebih nih mas helga, bisa sharing pengalaman dums, sekalian motivasi bagi yg lain.

    Balas Yoo

  6. andank | 27 Komentar + ♥♥
    March 13th, 2012 @ 10:14

    saya sudah memulai dengan google adsense mas hanif, tapi selalu di tolak

    Balas Yoo

    kamaropini |

    mungkin butuh email baru dan blog baru mas, usahakan lebih dari sebulan dan sudah lebih banyak posting. pakai saja blog indonesia, kalau sudah di approve kan bisa di taruh di beberapa blog berbeda.

    Balas Yoo

  7. Bunda Tina | 5 Komentar +
    March 14th, 2012 @ 08:25

    menarik memang tentang bisnis online, tapi jika yang ingin berkecimpung di adsense sepertinya harus benar2 memiliki konten yang berkualitas…

    uppss….sotoy nih saya…..

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    yups, kuliatas memang perlu untuk menghasilkan dollar lewat blog, seperti adsense, tapi banyak juga kok yang rejeki dollarnya turun tidak hanya dari kuliatas saja. 🙂 rezki turun dari banyak hal bun. hehe.

    Balas Yoo

  8. Leo Ari Wibowo | 5 Komentar +
    March 15th, 2012 @ 22:57

    Kapan Memutuskan Berbisnis Dengan Blog? Kapanpun bisa, asal ada persiapan, riset, konten yang mendukung, dan yang terakhir tentu saja pasar (kalau bisnisnya menjual barang via online ya).

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    yups, tepat sekali mas Leo. hehe.

    Balas Yoo

  9. febriosw | 19 Komentar +
    March 15th, 2012 @ 23:42

    Sy pernah mau terjun ke bisnis seperti ini, bisnis dg blog. Tapi setelah dikalkulasi, segmen bisnis yang ingin ditembak bagaimanapun juga memerlukan budget awal. Sip!

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    iya, pasti. Budget awal itu perlu, berbisnis tetap butuh modal, offline ataupun online.

    Balas Yoo

  10. adizone23 | 71 Komentar + ♥♥♥
    March 16th, 2012 @ 21:08

    saya mungkin tidak punya passion untuk menjadikan blog sebagai lahan bisnis. saya sendiri sampai sekarang masih enjoy sebatas menulis dan berbagi cerita. so, saat ini mungkin saya tidak berpekiran kesana tapi gak tau nanti.
    mungkin tulisan mas Hanif suatu saat bisa membantu saya jika saya terjun ke dunia bisnis online.

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    heem, sekedar sharing mas, ini juga cuma cambuk motivasi, tidak ada tekhnik khusus untuk melakukannya karena setiap metode penghasil uang di internet berbeda2. 🙂 jadi mungkin ada yg membaca yang sudah berpengalaman mau berbagi ceritanya. 😀

    Balas Yoo

  11. Djawa | 13 Komentar +
    March 20th, 2012 @ 12:54

    wahh aku lom kepikiran kesana mas., hehe,. aku nge’blog aja lgi males., 😀

    Balas Yoo

  12. Gugun | 26 Komentar + ♥♥
    March 20th, 2012 @ 21:17

    saya sih sudah muali mencoba, tapi gak beranjak angka dolarnya hehe

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    sama mas, makanya sama2 usaha mas, hehe, 😀

    Balas Yoo

  13. Ronie | 5 Komentar +
    March 21st, 2012 @ 06:32

    sangat sangat-sangat berterima kasih mas atas penjelasanya. Mungkin saya seorang yang baru belajar bisnis online, jadi saya perlu penjelasan yang lebih dan mudah difahami dan saya menemukanya disini. . Thank’s mas

    Balas Yoo

    Ronie |

    menurut saya semua itu benar sekali mas, gak ada yang salah. Saya sendiri pun mengalaminya cuma pasang-pasang iklan di blog saya tapi jalan ditempat. Akhirnya blog saya cuma jd sampah iklan

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    fokus ke satu iklan mas, satu jenis dulu, biar pembaca tahu emang mas cuma fokus ke situ, bukan jadi tempat sampah iklan.

    Balas Yoo

  14. Irawan | 2 Komentar +
    March 21st, 2012 @ 12:11

    kayaknya nunggu blog bagus dulu baik dari trafik atau konten baru setelah itu blog saya siap untuk dimonetizing

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    jangan ditunggu mas, diusahakan, agar traffic bisa cepet naiknya.

    Balas Yoo

  15. BloggerAddict | 1 Komentar +
    March 24th, 2012 @ 01:37

    Sebagai tambahan variasi monetisasi blog, perlu juga kita ikutan kontes SEO. Menang atau tidak ya tidak masalah yang penting kita sudah berani terjun ke medan perang. Dan tentunya itu bagus buat menambah amunisi mental agar terus belajar dan belajar.

    Nih ada kontes SEO yang merupakan promo dari sebuah minimarket dengan hadiah utama 10 jt dan berbagai hadiah lainnya. Yang pengen ikutan bisa lihat linknya di artikel yang saya ikutkan ke kontes itu.

    Ayo tunggu apalagi, kontes SEO bukan cm buat master, nubi juga punya kesempatan yang sama.

    Balas Yoo

    Hanif Ilham Mahaldi |

    iya, kontes SEO bisa menjadikan blog kita terindeks lebih cepat dan mantab. yg sering ikutan pasti blognya juga lebih sering muncul di halaman2 awal google. nah, kemudian silahkan di SEOkan.

    Balas Yoo

  16. andipandora | 11 Komentar +
    April 1st, 2012 @ 14:05

    jadi renungan yang bermanfaat ni, butuh waktu yang tidak singkat untuk memonotize blog…….

    Balas Yoo

  17. Ahsan | 2 Komentar +
    May 30th, 2012 @ 13:34

    apakah jika dari blog biasa yang berisi info atau sekadar sharing dapat menjadi blog bisnis? apakah pengunjung g “lari”?

    Balas Yoo

  18. Sonoftito | 1 Komentar +
    August 26th, 2012 @ 08:51

    Memulai memang tidak ganpang, saya mengalami sendiri untuj masakah ini. Saya setuju sekali ketika itik berat perhtian pertama adalah pada kualitas konten. kadang saya sendiri kurang pd dngan konten blog saya, hal itulah sebabnya dari tahun 2008 blog saya hanya isi 5 post yang kategorinya agak semrawut. baru bulan ini saya coba menilik dan merintis blog itu lagi. dan benar juga, untung saya sudah mulai tahun 2009, jafd biarpun telat, sekarang saya tinggak melanjutkan. bukan memulai dari nol lagi…

    Balas Yoo

Halo, Silahkan Tinggalkan Jejak Komentarnya Yoo...