Root » Tutorial » SHELL LINUX

SHELL LINUX

Tutorial ini ditulis pada March 2008

Mungkin saat ini Tutorial "SHELL LINUX" sedikit berubah atau tidak berlaku lagi, Silahkan disesuaikan. Terima Kasih

Shell salah satu istilah yang umum diperbincangkan tapi banyak juga yang sampai detik ini belum mempunyai gambaran jelas, padahal shell ialah tempat konfigurasi dan menjalankan / mengoperasikan Linux.

Distro (distribusi) linux sekarang ini telah dikembangkan oleh para developer untuk membuat Linux secantik mungkin. Dengan tujuan agar linux digemari dan masyarakat mulai beralih ke sebuah babak baru; open source. Dengan menyertakan berbagai kecantikan dari window manager seperti KDE, Gnome maka banyak pemula linux yang mengabaikan keberadaan shell. Shell tidak ditujukan bagi seorang admin tapi juga bagi pengguna linux tanpa kecuali.


Kegunaan shell
1. Pemakaian interaktif
2. Untuk mengontrol session UNIX
contohnya: Set home dir., mail directory, startup file
3. Pemrograman
Unix shell menyediakan sekumpulan instruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell scripts
Kalaupun merasa nyaman dengan menggunakan window manager (KDE, Gnome) maka yakinlah bahwa sesungguhnya window manager merupakan ‘kepanjangan tangan’ dari shell. Window manager merupakan visualisasi dari shell untuk mempermudah pengoperasian.

Kenapa Shell ?
Shell merupakan command-line intepreter artinya untuk melakukan apapun harus dengan mengetikkan baris perintah. Dennis Ritchie dan Ken thompson (Pembuat Unix) berpendapat media apa yang harus di buat agar orang dapat ‘mencoba’ unix mereka. Kemudian dibuatlah shell dengan nama Bourne Shell (sh) yang dibuat oleh SR Bourne. Semenjak itu bermuncullah jenis shell yang lain yaitu C shell, Korn shell dan milik GNU sendiri yaitu Bourne Again Shell (bash), shell versi gratis. Secara default dalam Linux menggunakan bash shell. Untuk melihat tipe shell dari user ketikkan :
sintaknya yaitu : $grep nama_user /etc/passwd

[jhezer@xenrin jhezer]$ grep jhezer /etc/passwd
jhezer:x:500:500::/home/jhezer:/bin/bash

Struktur Prompt di shell
[username@hostname pwd]$
contoh :
[jhezer@xenrin /home]$

Rumus diatas merupakan struktur prompt shell dimana username ialah nama user, hostname ialah nama
host (default-nya localhost), sedangkan pwd ialah direktory sekarang (letak kursor berada), tanda $ berarti
sebagai user saja, untuk root (sebutan administrator untuk keluarga unix) menggunakan tanda #.

Perintah dasar Shell
pwd
pwd (present working direktory) ialah perintah untuk melihat direktory kerja sekarang atau mudahnya
untuk melihat posisi kursor sekarang.
$ pwd
/home

cd (change directory)
cd digunakan untuk berpindah direktory. Sintaknya : cd nama_direktory.
$ cd jhezer
ada trik mengenai perintah cd, ketika anda dihadapkan pada suatu kasus dimana nama direktori tersebut
panjang dan jika di ketik terlalu lama dan rentang kesalahan ketik , maka cukup ketik satu atau beberapa
huruf dan tekan tombol tab.
1. $ cd s # tekan tab hasilnya seperti dibawah ini
2. $ cd jhezer/

Twitter

JhezeR

Engineer | Blogger | Pencari Ilmu | Internet Maniak | Pemburu Kesuk$e$an | Penikmat Musik, Film & Pertandingan | Interisti | Muser

telah mempunyai 236 Tulisan di JhezeR.com

Tutorial » » » »
SHELL LINUX Reviewed by JhezeR on . Sebuah Tulisan tentang SHELL LINUX @JhezeR.com

Shell salah satu istilah yang umum diperbincangkan tapi banyak juga yang sampai detik ini belum mempunyai gambaran jelas, padahal shell ialah tempat konfigurasi dan menjalankan / mengoperasikan Linux. Distro (distribusi) linux sekarang ini telah dikembangkan oleh para developer untuk membuat Linux secantik mungkin. Dengan tujuan agar linux digemari dan masyarakat mulai beralih ke sebuah babak

Rating: 4

0 Komentar "SHELL LINUX"

Halo, Silahkan Tinggalkan Jejak Komentarnya Yoo...